Showing posts with label hall-of-fame. Show all posts
Showing posts with label hall-of-fame. Show all posts

Wednesday, June 18, 2014

MARIO MAURER


Pemain film Thailand, Mario Maurer, memang tidak diragukan lagi pesonanya. Dia telah membuat banyak wanita tertawan dengan ketampanannya. Pemilik nama asli Nuttawuth Maurer pertama kali mencoba keberuntungan di dunia entertainment sebagai model, bintang iklan, dan model video klip saat usianya 16 tahun. Pria berdarah campuran Jerman dan Thailand ini, mulai merangkak naik masuk ke dunia perfilman dengan judul film Love of Siam dan menjadi pemeran utama.
Lambat laun aktingnya pria kelahiran Bangkok 4 Desember 1988 ini menarik hati sejumlah sutradara dan jam terbangnya untuk menjadi pemain film semakin melejit. Berikut beberapa film-film yang pernah dibintanginya dan dia menjadi pemeran utama.
§  Love of Siam (2007)
§  Friendship (2008)
§  4 Romance (2008)
§  Buppah Rahtree Phase 3.1 (2009)
§  Buppah Rahtree Phase 3.2 (2009)
§  First Love : Crazy Little Thing Called Love (2010)
§  The Dog (2010)
§  Saranair Siblor (2010)
§  Saranair Hen Pee (2010)
§  Bangkok Kungfu (2011)
§  First Love 2 : The Sequel – 9 Years Gone (2011)
§  Love Summer (2011)
Alumnus jurusan Seni Komunikasi Universitas Ramkhamhaeng ini juga mendapat banyak penghargaan di dunia perfilman.

Tahun 2008 lewat film ‘The Love of Siam’ meraih penghargaan :
  •  Asian Film Awards sebagai Best Supporting Actor (nominasi)
  • Starpics Thai Films Awards sebagai Best Actor (pemenang)
  • Bangkok Critics Assembly sebagai Best Actor (nominasi)
  • Star Entertainment Awards sebagai Best Actor (nominasi)
  • Cinemanila International Film Festival sebagai Best Actor (pemenang)
  • Seventeen Teen Choice Awards sebagai Seventeen Choice Hottie Male(pemenang)
Top Awards 2008 sebagai Rising Star lewat film ‘Friendship’ (2008)
  • IN magazine sebagai Young Generation Choice (2008)
  • Hot Guy Awards sebagai Most Fragrant Male (pemenang)
-   Top Awards 2010 sebagai Best Actor lewat film ‘First Love’ (pemenang)

Sunday, June 15, 2014

Aamir Khan, Sang Artis Multitalenta

Anda pecinta film Bollywood? Pasti udah familiar banget kan sama yang namanya Aamir Khaan? Yaps dia udah nggak asing lagi di dunia perfilman, berpuluh-puluh film telah dihiasi dengan raut muka rupawannya. Selain menjadi aktor, pria kelahiran 14 Maret 1965 ini juga menyutradarai filmnya Lagaan: Once Upon A Time in India pada tahun 2001.
Pemilik nama asli Aamir Hussain Khan mengawali karirnya semenjak tahun 1973 di film Yaadon Ki Baraat. Beberapa film yang sukses dibintanginya diantaranya Tum Mere Ho (1990), Lagaan (2001), Fanna (2006), Taare Zameen Par (2007) serta Three Idiot (2009).

Tidak puas sebagai aktor film, dia mencoba peruntungan di dunia sutradara dan pengatur background film. Beberapa film yang di sutradarai adalah Hum Hain Rahi Pyar Ke (1993), Taare Zameen Par (2007). 

Tuesday, June 3, 2014

SAMMARIA SIMANJUNTAK

Sammaria Simanjuntak adalah sutradara film Indie Indonesia. Dia adalah alumni ITB jurusan Arsitektur dan sudah bekerja di firma arsitektur. Akan tetapi dia mengundurkan diri dari pekerjaannya dan memilih untuk terjun di dunia perfilman. Nama wanita kelahiran 4 Mei 1983 ini telah beberapa kali masuk dalam nominasi Festival Film Indonesia.
Salah satu film yang digarapnya adalah Cin(T)a. Film Cin(T)a ini merupakan kisah cinta segitiga yang terjalin antara seorang pria bernama Cina, dan seorang wanita bernama Annisa serta Tuhan (Allah). Dalam film ini, Cina dan Annisa menjalin kasih dan Allah mengasihi mereka, tetapi Cina dan Annisa tidak dapat saling mencintai, karena terbentur masalah agama, yaitu perbedaan cara mereka memanggil Tuhan.
Beikut adalah film yang pernah digarapnya:


Judul film
penghargaan
tahun
Job Description
Cin(T)a
Nominasi penulis skenario cerita asli terbaik
2009
           -    Director
          -  Producer
         -  Scriptwriter
Perempuan Pencari Nafkah
-
2009
          -  Director
Demi Ucok
Nominasi sutradara terbaik Festival Film Indonesia tahun 2012
2011
          -  Director
          -  Producer
         -  Scriptwriter

Nominasi penulis cerita asli terbaik Festival Film Indonesia tahun 2012
Nominasi film terbaik Festival Film Indonesia tahun 2012
Nominasi Film Favorit Indonesian Movie Awards tahun 2013
Selamat Pagi, Malam
-
2014
          -  Producer
          -  Executive Producer

Tuesday, May 20, 2014

Tim Burton, Dark and Gothic


Source

Foto-foto diatas tidak asing bagi kalian bukan? Mungkin beberapa dari foto-foto di atas mengingatkan kalian akan film yang pernah kalian tonton. Yap! Beetul banget! Foto-foto di atas adalah tokoh-tokoh dari beberapa film terkenal. Sebagian besar wajah di atas juga bukanlah wajah yang asing di dunia perfilman. Dia adalah Johnny Depp. Tapi, bukan dia yang menjadi tokoh yang akan kita bahas kali ini. Beberapa dari tokoh-tokoh film di atas antara lain Ichabod Crane dari film Sleepy Hollow, Mad Hatter dari film Alice in Wonderland, Willy Wonka dari film Charlie and the Chocolate Factory dan beberapa karakter lainnya.
                Selain kesamaan aktor yang memerankan tokoh utamanya, film-film yang sudah disebutkan tadi juga memiliki persamaan lain. Film-film tadi disutradarai oleh orang yang sama yakni Tim Burton.

Source

                Nama Tim Burton tentunya sudah tidak asing lagi bagi para pecinta film terutama yang bergenre fantasi. Film-Film yang disutradarai Burton nampak begitu khas dengan nuansa gelap dan terkesan gothik sehingga para pecinta fim dapat dengan mudah membedakan film-film Burton dengan film-film yang lain.

Friday, May 16, 2014

Lingga Galih Permadi


Lingga Galih Permadi S.Sn, gelar ini Ia dapatkan melalui pendidikannya di Institut Seni Indonesia Jogjakarta. Ia adalah anak pertama dari Bapak Ir. Nana Sukirna dan Ibu Titik Patmiwatie. Pria yang lahir di Malang, 18 Agustus 1991 ini memiliki banyak pengalaman di dunia perfilman. Kak Lingga yang hobi menyanyi dan nonton bola ini memiliki cita-cita yang tidak jauh dari dunia perfilman, yaitu menjadi Director of Photography. Salah satu film yang digarapnya tahun ini berjudul Rena Asih, dan film ini mendapat penghargaan di Festival Film Malang.
Berikut adalah beberapa film yang pernah digarapnya
Judul Film
Tahun
Fiksi/Dokumenter
Job Description
Penghargaan
Apakah Harus Begitu?
2009
Dokumenter

Nominator FLS2N
Aksara Cinta
2011
Fiksi
Director of Photography
Winner Pajajaran Film Fest
Seeing Jesus Javanese Face
2012
Dokumenter
Sound Director
2nd International Golden Lens Fest Erasmus Huis Jakarta
Penantian
2012
Fiksi
Sound Director

Rumah dan Musim Hujan
2013

Assistant Cameramen 3

Rahasia
2013
Fiksi
Gaffer
Winner LA Indie Movie
Gardala Superhero
2014
Fiksi
Director of Photography

Film Musikal Rena Asih
2014
Fiksi
Sutradara
Winner Mafifest Fiksi Pendek Mahasiswa
Keren kaan?

Thursday, May 15, 2014

RADITYA DIKA



Yaps kali ini kita akan bahas sekilas tentang Raditya Dika. Pasti banyak yang tau kan siapa sih Raditya Dika? Raditya Dika Angkasa Putra Moerwani atau yang biasa kita kenal dengan Raditya Dika merupakan seorang penulis kelahiran Jakarta, 28 Desember 1984. Pada awalnya dia merupakan seorang penulis blog. Berawal dari situlah dia menerbitkan buku yang berasal dari blog tersebut dan disusun menjadi sebuah novel dan diangkat ke layar lebar. Raditya Dika pun memiliki style sendiri dalam setiap novel yang dia ciptakan maupun film yang memiliki judul berdasarkan nama nama hewan. Contohnya saja 'Kambing Jantan'. Raditya Dika menggunakan ciri khas yang tidak dimiliki oleh penulis lain, yaitu bertemakan komedi. Namun komedi yang digunakan sesuai dengan jaman masa anak muda sekarang.
Raditya Dika mengawali karirnya sebagai penulis pada saat dia memenangkan Indonesian Blog Awards. Itulah awal mula terciptanya novel Kambing Jantan yang akhirnya diangkat ke layar lebar. Langkah Raditya Dika dalam menerbitkan novel pertamanya pun tidaklah mudah. Dia sempat berkali kali ditolak oleh penerbit yang menganggap bahwa karyanya tidak begitu menarik. Namun pada akhirnya sebuah lerusahaan penerbit pun setuju untuk menerbitkan novel yang berjudul Kambing Jantan yang berformat seperti diary pada tahun 2005.
Pada tahun 2006 Raditya Dika kembali menerbitkan buku yg berjudul Cinta Brontosaurus. Masih menggunkan gaya bahasa yang sama, namun dengan konsep yang berbeda, yaitu cerpen. Satu tahun berikutnya yaitu pada tahun 2007 Dika kembali menerbitkan buku yang berjudul Radikus Makankakus. Buku ini bercerita tentang Dika yang menjadi badut di monas seharian dan misteri kutukan NTB. Tahun 2008 dia kembali menerbitkan buku yg berjudul Babi Ngesot. Pada tahun 2010 Dika meluncurkan buku yang berjudul Marmut Merah Jambu yang baru baru ini ditayangkan di bioskop.
Selain penulis, Raditya Dika juga menjadi pemeran utama dalam film Kambing Jantan, Cinta Dalam Kardus dan sebagainya. Dia juga pernah menjadi peran utama dalam film serial Malam Minggu Miko. Film ini bercerita tentang kesialan seseorang yang bernama Miko. Dalam film ini Miko tidak pernah mendapatkan kekasih yang pas untuk hidupnya. Gaya bahasanya pun disini masih memakai gaya khas Raditya Dika Jadi, menurut kami, Raditya Dika merupakan seorang penulis yang memiliki karakter yang luar biasa. Bagaimana dia bisa membawakan gaya bahasa yang berbeda, namun mudah oleh diterima masyarakat.